Cegah Obesitas pada Anak

Obesitas atau kegemukan tak hanya dialami alami oleh orang dewasa saja, namun anak-anak juga bisa mengalaminya. Bahkan statistika menunjukkan bahwa di banyak negeri obesita juga melanda anak-anak sampai taraf yang memprihatikan. Kurangnya pengetahuan orangtua atau pandangan yang mengatakan anak bertubuh gemuk atau gendut adalah sehat dan menggemaskan. Tapi apakah para orangtua tahu bahwa obesitas pada anak itu tidak baik untuk kesehatan ? Obesitas dapat mengakibatkan berbagai efek yang merugikan bagi kesehatan tubuh serta membuat anak tidak bisa leluasa untuk bergerak.

Penyebab obesitas pada anak :

  1. Rasa rendah diri. Gejala-Obesitas-Pada-Anak
  2. Pola makan yang buruk.
  3. Kurangnya berolahraga.
  4. Makan atau ngemil terlalu banyak.
  5. Riwayat keluarga mengidap obesitas.
  6. Masalah dengan keluarga atau teman.
  7. Depresi atau masalah emosional lainnya.
  8. Penyakit medis (masalah-masalah neuroligis).

Penyakit yang dapat menimbulkan berbagai penyakit akibat obesitas adalah diabetes, darah tinggi, dan penyakit jantung. Penyakit-penyakit tersebut biasanya menyerang orang dewasa, namun kini dapat dialami oleh anak-anak akibat timbunan lemak, kolesterol dan gula yang terdapat dalam tubuh. Gangguan pernafasan atau asma bersiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.

Nah itulah bahaya obesitas pada anak. Setelah mengetahui hal ini, sebaiknya para orangtua bisa mencegah anak sedini mungkin agar tidak mengalami obesitas. Lalu bagaimana cara mencegah dan mengatasi obesitas pada anak ? berikut ini ada beberapa caranya.

  1. Dukung anak untuk lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.
  2. Kontrol konumsi makan anak, jangan terlalu banyak makan dan juga jangan terlalu sedikit makan.
  3. Gantilah cara mengolah masakan dari yang awalnya dengan cara digoreng menjadi dikukus atau direbus.
  4. Mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak pada anak seperti mie instan dan seafood.
  5. Apabila anak masih mengkonsumsi susu formula, sebaiknya para orangtua memilih susu yang rendah lemak.
  6. Mengurangi minuman bersoda pada anak seperti es sirup dan juga makanan ringan yang ada dalam kemasan.
  7. Ajarkan anak untuk berolahraga secara rutin agar anak tetap aktif dan tidak banyak diam dan bermalas-malasan.
  8. Biasanya yang namanya anak-anak suka makanan dan minuman yang manis-manis, nah hal itu bisa para orangtu kurangi.
  9. Memberikan sarapan anak sebelum sekolah dan membawakanya bekal. Dengan cara ini, orang tua dapat mengontrol asupan gizi untuk anak.
  10. Jangan biasakan menuruti kemauan anak untuk makan sbeelum tidur, sebaiknya berikan saja susu atau buah-buahan.

Yang terpenting jadikan upaya untuk mengatasi obesitas anak sebagai program seluruh anggota keluarga dan bukan hanya untuk anak yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.