Makanan Sehat untuk Anak Ketika Psoriosis

Ketika anak mengalami psoriosis, para orang tua tak cukup memberikan anak obat saja. Sebab untuk mempercepat penyembuhan, asupana makanan pun harus di jaga dan di perhatikan. Ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak boleh dikonsumsi oleh anak ketika mengalami psoriosis yaitu ikan asin, sosis, daging sapi, usus, keju, telur, durian, anggur, tape singkong, gorengan dan juga ati. Sedangkan untuk makanan sehat yang baik dikonsumsi oleh anak ketika mengalami psoriosis yaitu :

1. Ikan salmon
Ikan salmon tak hanya terkenal dengan kandungan omega-3nya, namun juga mengandung kandungan lainnya seperti vitamin D. Penderita psoriosis disarankan untuk mengkonsumsi makanna yang mengandung vitamin D untuk mengurangi gejala.
2. Timun
Timun dapat menghilangkan rasa gatal pada penderita psoriosis. Untuk mengilangkan rasa gatal tersebut penderita psoriosis bisa mengkonsumsinya secara langsung atau bisa juga di parut dan dioleskan timun tersebut pada kulit yang terasa gatal.
3. Brokoli
Brokoli termasuk kedalam sayuran yang dapat membantu mengurangi peradangan akibat penyakit psorisosis. Selain brokoli, masihbanyak sayuran yang dapat membentu mengurangi peradangan speerti wortle dan kangkung.
4. Buncis
Buncis adalah sumber besar protein dan juga mengandung ton antioksidan serta memiliki tingkat serat yang tinggi yang sangat cocok dikonsumsi oleh penderita psoriosis. Penderita psoriosis cukup mengkonsumsi buncis satu sampai 3 porsi.
Sekian informasi yang dapat saya sampaikan mengenai Makanan Sehat untuk Anak Ketika Psoriosis. Jangan lupa, baca juga Obat Psoriosis yang Aman untuk Anak.

Atasi Amandel Membengkak pada Anak dengan Air Garam

Amandel membangkak adalah suatu peradangan yang terjadi amandel tepatnya di pangkal tenggorokan. Peradangan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal, namun yang paling umum disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Infeksi virus dan bakteri tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut ataupun hidung yang nantinya akan menyebabkan peradangan. Peradangan tersebut akan menimbulkan beberapa gejala pada penderitnya seperti sakit tenggorokan dan sakit saat menelan makanan. Amandel yang membengkak juga berbahaya bagi kesehatan jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu jika amandel anak membengkak, sebagai orang tua kita harus seceptnya mengatasi amandel membengkak tersebut. Untuk mengatasinya, ada cara yang efektif dan sangat mudah yaitu berkumur dengan air garam.

Atasi Amandel Membengkak pada Anak dengan Air Garam

Air garam adalah salah satu cara untuk mengatasi amandel membengkak pada anak. Mengapa ? karena garam mampu mencegah bakteri atau virus penyebab amandel membengak pada anak agar tidak berkembangbiak dan tidak semakin parah. Selain itu garam juga mampu mengecilkan amandel membengkak pada anak karena air garam tersebut mampu mematikan bakteri dan virus penyebab amandel membengkak.

Perlu diketahui juga, bahwa air garam tak hanya mampu mengatasi amandel membengkak pada anak, juga mampu mengatasi beberapa keluhanlainnya seperti :

  1. Mengatasi ruam kulit.
  2. Mengatasi radang gusi.
  3. Menghilangkan komedo.
  4. Menghilangkan bau mulut.
  5. Mengatasi kulit berminyak.
  6. Mengatasi tenggorokan gatal.
  7. Mengatasi rasa lelah dan linu di kaki.

Itulah manfaat lain dari air garam untuk kesehatan. Jadi, mulai sekarang gunakanlah air garam untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan seperti diatas. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, silahkan gunakan air garam tersebut secara rutin sampai masalah kesehatan yang anda alami sembuh.

Ciri Ciri Muntah pada Anak yang Harus Di Waspadai

Pada umumnya anak-anak pernah mengalami muntah yang terkadang membuat orang tua menjadi cemas. Muntah adalah pengeluaran isi lambung secara paksa melalui mulut akibat adanya kontraksi otot-otot perut yang kuat. Muntah yang dialami oleh anak biasanya hanya berlangsung sebentar yaitu hanya sekitar 1 hari. Namun jika muntah yang dialami oleh anak berlangsung dalam waktu yang cukup lama, para orang tua sebaiknya waspada karena muntah bisa terjadi secara normal dan abnormal.

Ciri Ciri Muntah pada Anak yang Harus Di Waspadai

Berikut ini ciri-ciri muntah pada anak yang harus di waspadai

  1. Muntah anak berawarna hijau. Kondisi ini pertanda bahwa usus anda sedang mengalami gangguan.
  2. Saat muntah anak terlihat seperi kesakitan.
  3. Saat muntah perut anda terlihat membenkak.
  4. Terdapat darah pada muntah anak.
  5. Anak muntah secara hebar dan terus-menerus.
  6. Muntah yang disertai dengan kulit dan mata kuning.

Itulah beberapa ciri-ciri muntah yang terjadi pada anak yang harus diwaspada. Beberapa ciri-ciri muntah seperti diatas mendakan bahwa kondisi kesehatan anak sedang tidak baik. Adapun untuk penyebab muntah yang tidak wajar pada anak adalah :

  • Pneumonia.
  • Meningitis.
  • Infeksi telinga.
  • Stenosis pilorus.
  • Radang usus buntu.
  • Keracunan makanan.
  • Infeksi virus atau bakteri.
  • Infeksi saluran pernafasan.

Jika anak mengalami muntah yang tidak wajar seperti diatas, sebaiknya para orang tua segera membawa anak ke dokter. Namun sebagai langkah awal saat anak mengalami muntah yang tidak wajar, berikan anak cukup cairan agar tidak dehidrasi. Dan pada saat diperjalanan menuju dokter, sebisa mungkin tidurkan anak agar muntah tidak semakin parah.

5 Ramuan yang Mampu Atasi Iritasi Kulit pada Anak

Iritasi pada kulit bisa terjadi pada siapa saja termasuk anak-anak. Iritasi kulit merupakan suatu masalah kulit yang dapat disebabkan karena udara terlalu lembab atau karena kulit bersentuhan langsung dengan bahan kimia. Maka dar itu, hindarilah hal tersebut jika tidak ingin kulit anak teriritasi. Namun jika kulit anak sudah terlanjur teriritasi, para orangtua tak usah panik karena iritasi kulit yang dialami oleh anak selain bisa diatasi oleh obat herbal jelly gamat gold-G, juga bisa diatasi oleh beberap ramuan seperti berikut ini.

1. Madu
Madu ternyata dapat menyembuhkan iritasi kulit pada bagain tubuh karena kandungan antioksidan pada madu berguna untuk menangkal radikal bebas penyebba iritasi kulit. Untuk iritasi kulit, madu ini bisa dicampurkan dengan kayu manis hingga membentuk pasta, lalu gosokan atau oleskan pada kulit anak yang mengalami iritasi. Diamkan selama beberapa menit sampai kering dan setelah kering baru bisa dibilas dengan air bersih.

5 Ramuan yang Mampu Atasi Iritasi Kulit pada Anak

2. Cuka sari apel
Cuka sari apel dapat digunakan sebagai salah satu pengobatan rumah untuk mengatasi iritasi kulit pada anak yang disebabkan oleh sinar matahari. Caranya sangat mudah, oleskan cuka sari apel pada kulit anak yang mengalami iritasi dengan kapas. Untuk mendapatkan hasil yang makismal, lakukan cara ini secara rutin 2 kali sehari.

5 Ramuan yang Mampu Atasi Iritasi Kulit pada Anak3. Oatemal
Jika iritasi kulit pada anak jadi meradang dan gatal, para orangtua bisa menggunakan oatmeal untuk memandikan anak. Caranya, ambil 2 cangkir oatmeal, giling menjadi bubuk halus dan tambahkan ke dalam air hangat saat mandi. Lakukan cara ini saat anda hendak mandi.

5 Ramuan yang Mampu Atasi Iritasi Kulit pada Anak4. Lidah buaya
Lidah buaya atau lebih tepatnya gel lidah buaya bisa digunakan untuk mengatasi iritasi kulit pada anak. Cara penggunaanny apun sangat mudah yaitu ambillah satu batang lidah buaya yang masih segar, lalu ambil gelnya untuk dioleskan pada kulit anak yang mengalami iritasi.

5 Ramuan yang Mampu Atasi Iritasi Kulit pada Anak

5. Mentimun
Mentimun ini selain enak dikonsumsi ternyata dapat digunakan juga untuk mengatasi iritasi kulit dibagain tubuh. Caranya, sediakan mentimun secukupnya. Cucui bersih dan tumbuk hingga halus. Setelah itu oleskan pada kulit yang mengalami iritasi. Lakukan cara ini hingga sembuh.

Silahkan para orangtua bisa memilihs atu diantara ramuan diatas yang paling mudah. Dan jangan lupa untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu cara-cara diatas harus dilakukan secara rutin.

Pertolongon Pertama untuk Anak yang Mengalami Luka Memar

Ketika anak sedang bermain kemudian jatuh dan mengalami luka memar, tentu saja orangtua akan panik dan segera mencari cara untuk mengobati luka memar tersebut. Namun dalam mencari obat untuk mengatasi luka memar pada anak, para orangtua jangan sampai kalah kaprah saking paniknya. Para orangtua sebaiknya tetap tenang dan jangan sembarangan dalam mengobati luka memar tersebut karena jika smebarang malah akan memperparah luka itu.

Pertolongon Pertama untuk Anak yang Mengalami Luka MemarLantas apa yang harus dilakukan para orangtua ketika anaknya mengalami luka memar ? berikut ini ada beberapa tindakan yang bisa para orangtua lakukan sebagai pertolongan pertama untuk anak yang mengalami luka memar.

  1. Kompres luka memar dengan es batu
    Saat anak mengalami luka memar, segeralah siapkan es batu. Manfaat dari es batu ini adalah mampu mencegah pembenkuan darahs erta membuat darah akan terus mengalir. Kompreslah luka memar anak sampai ada perubahan setelah dikompres dengan es batu tersebut.
  2. Balut dengan perban
    Saat anak mengalami luka memar, segeralah balut dengan menggunakan perban. Hal ini bertujuan untuk mencegah pembuluh darah bocor sehingga memar tidak akan bertambah parah.
  3. Ramuan kunyit
    Jika anak mengalami kesakitan karena luka memar tersebut, orangtua bisa menggunakan ramuan kunyit. Ramuan kunyit ini bergina untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri yang timbul karena luka memar. caranya sangat mudah, haluskan kunyit dan oleskan pada luka memar anak.
  4. Gunakan seledri
    Jika kunyit mampu menghilangkan rasa sakit dan nyeri, daun seledri mampu membantu mengurangi peradangan atau inflmasi pada luka memar anak. Jika peradangan tersebut bisa dihentikan, maka akan mengurangi resiko pembengkakan pada luka memar anak.

Itulah beberapa tindakan yang bisa para orangtua lakukan sebagai pertolongan pertama untuk anak yang mengalami luka memar. Jika tindakan-tindakan tersebut tidak membuah hasil, para orangtua tak sudah cemas karena luka memar pada anak bisa diatasi dengan obat herbal jelly gamat gold-G. Untuk informasi mengenai khasiat jelly gamat gold-G ini silahkan kunjungi situsnya di “Cara Mengatasi Luka Memar pada Anak Secara Alami“.

Langkah Pencegahan Sakit Perut Berulang pada Anak

Pastinya semua orang pernah mengalami sakit perut, baik itu orang dewasa maupun anak-anak. Sakit perut memang masalah kesehatan yang tidak berbahaya, namun dengan rasa sakit yang timbul tentunya sangat menggangu penderitanya.

Langkah Pencegahan Sakit Perut Berulang pada Anak

Sakit perut yang dialami setiap orangnya berbeda, ada yang sakit perut biasa ada juga sakit perut tak tertahankan. Nah untuk mengatasi sakit perut tersebut banyak sekali cara yang bisa dilakukan seperti :

  1. Beristirahat sampai merasa baik.
  2. Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.
  3. Hindari minuman berkafein, soda, dan juga teh.
  4. Cobalah makan dalam porsi yang kecil dengan makanan ringan.
  5. Hindari makanan tinggi lemak karena makan tinggi lemak akan memperparah rasa sakit.

Itulah beberapa cara sederhana untuk mengatasi sakit perut pada orang dewasa maupun anak-anak. Nah untuk anak-anak, biasanya sakit perut lebih rentan menyerang anak-anak. Hal tersebut karena selain anak mudah terinfeksi oleh kuman, bakteri dan virus, kebiasaan anak yang suka jajan sembarang juga akan menyebabkan sakit perut berulang pada anak. Maka dari itu sebelaum sakit perut berulang terjadi pada anak, para orangtua harus melaukukan beberapa pencegahan seperti berikut ini :a

  1. Membiasakan anak untuk hidup bersih.
  2. Membiasakan anak untuk cucui tangan sebelum makan.
  3. Buatlah menu-menu yang sehat dan berserat seperti buah dan sayur.
  4. Hindari anak untuk mengkonsumsi makanan yang pedas atau tidak higienis.
  5. Menggunakan sanitasi yang bersih dalam penyiapan makanan termasuk mencuci buah dan sayur.
  6. Biasakan anak sarapan dirumah dan membawa bekal dari rumah agar tidak jajan sembarangan.
  7. Jangan lupa bersihkan alat-alat makanan agar terhindari dari infeksi.

Itulah beberapa langkah pencegahan sakit perut berulang pada anak. Lakukanlah beberapa pencegahan diatas, karean mencegah lebih baik daripada mengobati.

Pencegahan Penyakit Diabetes pada Anak

Diabetes atau penyakit kencing manis merupakan penyakit yang ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah (hiperglisemia) secara terus menerus terlebih setelah makan. Penyakit diabetes juga merupakan penyakit keempat sebagai penyakit mematikan setelah kanker. Penyakit diabates dapat menyerang semua usia termasuk anak-anak. Penyakit diabetes yang paling rentan menyerang anak-anak adalah diabetes tipe 1 yang tidak terdiagnosa oleh dokter karena gejala yang timbul dari diabetes pada anak tidak begitu jelas.

logo_STOP
Seperti yang telah saya katakan tadi, bahwa penyakit diabetes merupakan penyakit mematikan keempat setelah penyakit kanker. Maka dari itu, untuk para orangtua yang tak ingin anaknya terserang penyakit ini, lakukanlah pencegahan sedini mungkin. Nah untuk pencegahannya, bisa menerapakan beberapa cara dibawah ini :

  1. Pola hidup yang sehat
    Untuk senantiasa menjaga kesehatan tubuh, tentu kita harus menerapkan pola hidup yang sehat. Pola hidup yang sehat tersebut diantaranya membiasakan olahraga secara rutin dan mengkonsumsi makan-makanan yang bergizi. Apabila para orangtua membiasakan anak untuk berolaraga secar arutin serta memberikan anak makan-makanna yang bergisi, maka anak akan terhindar dari penyakit diabetes.
  2. Jaga berat badan
    Agar si anak tidak beresiko terserang penyakit diabetes, maka para orangtua sebisa mungkin memperhatikan berat badan si anak. Karena apabila berat badan si anak naik, maka si anak akan beresiko terserang penyakit diabetes.
  3. Saran sangat penting
    Walaupun sebagian besar anak-anak susah untuk makan termasuk untuk sarapan. Tapi para orangtua harus tetap membujuk anak untuk sarapan karena sarapan setipa pagi akan membantu anak mengurangi risiko terkena diabetes. Sarapan yang sehat tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan anak, juga membantu mengontrol konsumsi kalori anak.
  4. Kurangi konsumsi gula
    Kebiasaan anak-anak yang sering mengkonsumsi makanan manis seperti premen sebaiknya dikurangi, karena mengkonsumsi makanan yang tinggi gula secara terus menerus akan beresiko terserang penyakit diabetes.
  5. Perbanyak minum air putih
    Ketimbang meminum minuman lain, air putih merupakan minuman yang paling baik bagi kesehatan tubuh manusia. Maka dari itu, ajarkan anak untuk rajin mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari.

Itulah beberapa pencegahan penyakit diabetes yang bisa para orangtua terapkan pada anaknya. Nah jiga cara-cara diatas diterapkan dengan baik, maka anak akan terhindari dari penyakit diebets yang mematikan.

Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak Anak

Orangtua mana yang tidak cemas ketika anaknya seringkali sakit. Beberapa hari setelahs embuh, anak kembali sakit. Bahkan anak hamipr setiap bulan sakit,meskipun sakit yang dialami oleh anak sakit ringan akan tetapi jelas ini akan mengganggu aktivitas anak anda. Statistika menununjukkan bahwa anak-anak cenderung akan mengalami sakit ringan beberapa kali dalam setahun, bahkan hingga 12 kali dalam setahun. Tetapi para orangtua tak usah cemas, karena sakit ringan yang sering dialami oleh anak-anak disebabkan karena sistem kekebalan tubuh si anak belum sempurna sehingga sangat mudah untuk terserang sakit. Dan tahukah para orangtua sakit apa saja yang sering dialami oleh anak ? jika para orangtua belum mengetahuinya secara  menyeluruh, berikut ini saya akan memberikan informasinya.

Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak Anak1. Pilek
Pilek adalah penyakit infeksi saluaran pernafasan atas (ISPA) yang paling sering dialami oleh anak-anak. Pilek disebabkan oleh salah   satu dari 200-an virus. Pilek bisa menghasilkan gejala ringan seperti ingusan bersin-bersin , hidung tersumbar, sakit kepala, sakit tenggorokan  dan batuk. Sedangkan untuk gejala dari pilek itu sendiri adalah ingusan, bersin-bersin, hidung tersumbar dan juga sakit kepala. Yang mana semua gejala tersebut akan berlangung sekitar 5-10 hari.

Baca Juga : Obat Alami untuk Pilek pada Anak

2. Demam
Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak AnakAnak dikatakan demam apabila suhu tubuhnya mencapai 37,5 derajat celsius. Demam terjadi ketika sistem kekebalan tubuh sedang berperang melawan infeksi. Apabila anak anda mengalami demam, sebiknya para orangtua segera mengatasi demam tersebut karena apabila tidak segera diatasi akan menyebabkan kejang demam. Selain memberikan anak obat penurun demam, para orangtua juga jangan lupa memberikan anak banyak minum air putih. Hal tersebut bertujuan agar anak tidak dehidrasi saat mengalami demam.

Baca Juga : Obat Alami Penurun Demam Anak

3. Campak
Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak AnakCampak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Campakmerupakan salah satu penyakit menular yang mengakibatkan suhu badan anak naik,  sehingga menimbulkkan rasa gatal dan bintik-bintik merah pada kulit. Untuk penularan campak itu sendiri melalui percikan ludah yang terkontaminasi oleh virus. Seorang penderita menularkan penyakitnya 2-4 hari sebelum timbul ruam-ruam kulit sampai ruamnya menghilang.

Baca Juga : Obat Campak yang Alami untuk Anak

4. Batuk
Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak AnakBatu adalah respon alami yang dilakukan tubuh untuk memberishkan lendir atau faktor penyebab iritasi seperti debu atau asap rokok yang keluar dari saluran pernafasan. Batuk umumnya akan sembuh dalam waktu 3 minggu dan tidak membutuhkan pengobatan. Namun yang namanya para orangtua pasti panik ketika anaknya mengalami sakit termasuk batuk. Apalagi batuk yang dialami oleh si anak adalah batu kering yang sangat menyiksa karena rasa gatal di tenggorokan.

Baca Juga : Cara Meredakan Batuk pada Anak

5. Susah BAB
Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak AnakApabila si anak mengangis pada saat buang air besar, itu tandanya si anak mengalami susah BAB atau yang dalam ilmu medis disebut dengan sembelit. Yang namanyanya susah BAB, pasti fesesnya cukup keras sehingga sulit untuk dikeluarkan dan anak pun menangis karena terasa sakit. Untuk mengatasi susah BAB pada anak selain memberikan obat, para orangtua juga harus menambahkan asupan cairan anak baik itu ASI maupun air mineral.

Baca Juga : Cara Alami Atasi Sembelit Anak

6. Cacar
Inilah Penyakit yang Rentan Menyerang Anak AnakPenyakit cacar air adalah penyakit yang menular. Umumnya, penyakit cacar air pada anak disebabkan tertular oleh anak yang lain. Anak-anak memnag sangat rentan terkena cacar air karena anak-anak memiliki kekebalan tubuh yang belum sempurna. Penyakit cacar ini akan terasa panas dan tidak nyaman, sehingga tak heran jika anak yang mengalaminya akan menangis ataupun rewel. Nah dengan anak yang rewel tersebut tentu akan membuat para orangtua cemas dan khawatir. Maka dar itu sebaiknya para orangtua segera mencari cara untuk mengatasinya.

Baca Juga : Obat Caca Air untuk Anak

Cegah Obesitas pada Anak

Obesitas atau kegemukan tak hanya dialami alami oleh orang dewasa saja, namun anak-anak juga bisa mengalaminya. Bahkan statistika menunjukkan bahwa di banyak negeri obesita juga melanda anak-anak sampai taraf yang memprihatikan. Kurangnya pengetahuan orangtua atau pandangan yang mengatakan anak bertubuh gemuk atau gendut adalah sehat dan menggemaskan. Tapi apakah para orangtua tahu bahwa obesitas pada anak itu tidak baik untuk kesehatan ? Obesitas dapat mengakibatkan berbagai efek yang merugikan bagi kesehatan tubuh serta membuat anak tidak bisa leluasa untuk bergerak.

Penyebab obesitas pada anak :

  1. Rasa rendah diri. Gejala-Obesitas-Pada-Anak
  2. Pola makan yang buruk.
  3. Kurangnya berolahraga.
  4. Makan atau ngemil terlalu banyak.
  5. Riwayat keluarga mengidap obesitas.
  6. Masalah dengan keluarga atau teman.
  7. Depresi atau masalah emosional lainnya.
  8. Penyakit medis (masalah-masalah neuroligis).

Penyakit yang dapat menimbulkan berbagai penyakit akibat obesitas adalah diabetes, darah tinggi, dan penyakit jantung. Penyakit-penyakit tersebut biasanya menyerang orang dewasa, namun kini dapat dialami oleh anak-anak akibat timbunan lemak, kolesterol dan gula yang terdapat dalam tubuh. Gangguan pernafasan atau asma bersiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.

Nah itulah bahaya obesitas pada anak. Setelah mengetahui hal ini, sebaiknya para orangtua bisa mencegah anak sedini mungkin agar tidak mengalami obesitas. Lalu bagaimana cara mencegah dan mengatasi obesitas pada anak ? berikut ini ada beberapa caranya.

  1. Dukung anak untuk lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.
  2. Kontrol konumsi makan anak, jangan terlalu banyak makan dan juga jangan terlalu sedikit makan.
  3. Gantilah cara mengolah masakan dari yang awalnya dengan cara digoreng menjadi dikukus atau direbus.
  4. Mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak pada anak seperti mie instan dan seafood.
  5. Apabila anak masih mengkonsumsi susu formula, sebaiknya para orangtua memilih susu yang rendah lemak.
  6. Mengurangi minuman bersoda pada anak seperti es sirup dan juga makanan ringan yang ada dalam kemasan.
  7. Ajarkan anak untuk berolahraga secara rutin agar anak tetap aktif dan tidak banyak diam dan bermalas-malasan.
  8. Biasanya yang namanya anak-anak suka makanan dan minuman yang manis-manis, nah hal itu bisa para orangtu kurangi.
  9. Memberikan sarapan anak sebelum sekolah dan membawakanya bekal. Dengan cara ini, orang tua dapat mengontrol asupan gizi untuk anak.
  10. Jangan biasakan menuruti kemauan anak untuk makan sbeelum tidur, sebaiknya berikan saja susu atau buah-buahan.

Yang terpenting jadikan upaya untuk mengatasi obesitas anak sebagai program seluruh anggota keluarga dan bukan hanya untuk anak yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
 

Manfaat Berenang untuk Anak Anak

Berenang memang salah satu aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak balita maupun anak-anak usia 5 tahun ke atas. Terbukti bahwa saat anak-anak diajak berenang pasti mereka tidak mau berhenti, apalagi kolam renangnya dipenuhi dengan wahan permainan. Namun para orangtua jangan khawatirm justru anda perlu mengajarkan anak untuk berenang sejak  usianya masil beberapa bulan. Mengapa ? karena berenang itu yang dilakukan oleh si anak ada manfaatnya. Ingin tahu manfaatnya apa ? silahkan simak penjelasannya berikut ini.

 

Anak_anak_BerenangRenang adalah olahraga yang minim cedera fiisk karena ketika berenang tubuh kita mengapung yang disebabkan oleh gaya gravitasi bumi. Olahraga renang ini bisa dilakukan oleh segala usia termasuk anak-anak. Disamping itu, olahraga berenang tidak memerlukan banyak biaya serta tidak memerlukan peralatan apapun.

Sebuah penelitian di Jerman, menyatakan bahwa melatih anak berenang sejak usia dini sangat bermanfaat bukan hanya pada perkembangan fisiknya namun juga kemampuan berkonsentrasi, gerak reflek, kecerdasan serta perilaku sosial saat mereka memasuki usia taman kanak-kanak. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa anak yang telah berlatih renang sejak dini, terutama pada masa tiga bulan pertama usianya tidak hanya berpotensi menjadi anak berbakat, tapi juga lebih mandiri dan percaya diri serta menampakan kecerdasan intelektual yang lebih tinggi dibanding anak seusianya yang tidak dilatih berenang. Dan berikut ini beberapa manfaat lainnya dari berenang untuk anak :

  1. Melatih kemampuan sosial anak.
  2. Meningkatkan IQ anal lebih tinggi.
  3. Memberikan stimulasi pada motorik anak.
  4. Melatih rasa percaya diri dan keberanian anak.

Itulah lah manfaat berenang pada anak. Setelah mengetahui manfaat berenang untuk anak-anak, maka tak ada salahnya untuk para orangtua mengajak anak untuk berenang. Berenang bisa dilakukan satu atau duka kali dalam seminggu.